Perfect Couple

siapakah sebenarnya yang berkuasa menilai cocok tidaknya seseorang dengan pasangannya?

Saya selalu merasa Nicholas Saputra lebih cocok dengan Dian Sastrowardoyo.

Okan Cornelius dengan Donna Agnesia.

Ari Wibowo dengan Lulu Tobing.

Primus Yustisio dengan Aline Sumarwata.

Krisdayanti dengan Raul Lemos

Agus Harimurti dengan Anisa Pohan

Syahrul Gunawan dengan Intan Nuraini

Afris Imanuel dengan R.K.

Posted in Stupiditas | Leave a comment

Wena Wasa Liru-Liru Maima

Di Timor, ada kebiasaan orang mendengar lagu tanpa berusaha untuk tahu artinya. Yang penting musiknya enak.

Masa 90-an paling terkenal dengan lagu-lagu country. Kalo sekarang, banyak lagu-lagu portu yang diputar di Soe. Padahal, orang SoE tidak bisa bahasa Portugis.

Seorang kawan SMA pada suatu siang, di saat menunggu les tambahan, karena saking semangatnya bernyanyi, lupa kalo lirik lagu itu terkesan aneh.

Ia berdendang, “wena wasa liru-liru-liru maima.” Segera saja Ia jadi bahan tertawaan.

Ternyata, lirik yang sebenarnya adalah when I was a little mermaid. Duh!

Posted in au ah..!, Stupiditas | Leave a comment

Sistem Kerja Seorang Penagih Hutang

Jika sedang berhenti karena lampu merah, cobalah perhatikan orang-orang di sekeliling anda. Di samping pengemis dan pedagang asongan yang menghampiri kendaraan anda, ada satu dua orang yang sibuk meneliti buku bersampul merah sambil matanya mengamati plat nomor kendaraan anda.

Ya, dialah debt collector. Penagih hutang.

Debt collector ada dua macam: penagih yang datang ke rumah-rumah, dan juga yang mencegat di jalan. Yang disebut terakhirlah yang sering ‘mangkal’ di perempatan jalan atau tempat strategis bagi dia.

Bagaimana penagih ini beraksi? Setiap penagih ini dibekali dengan senjata andalan, kebanggaan mereka, Buku Merah. Di dalam buku ini tertera plat nomor-plat nomor kendaran yang nunggak bayar tiga bulan atau lebih. Dealer dan lembaga pembiayaan lain biasa menggunakan jasa debt collector untuk yang menagih mereka yang telat membayar ini.

Saat nomor yang tertera di buku itu cocok dengan kendaraan anda, proses kejar-mengejar dimulai. Ada yang berhasil dikejar, ada yang kabur melarikan diri. Berhasil dikejar dan dicegat, nasib apes bagi anda.

Alamat pulang jalan kaki deh.

Yang senang, tentu saja debt collector. Setiap tangkapan, biasa ‘dihargai’ berdasar jenis kendaraan. Sebagai contoh, Yamaha Mio dihargai 700-900 ribu rupiah. Tiger, Scorpio, atau V-ixion dihargai 1,2-1,5 juta. Mobil lebih mahal lagi.

Jika seminggu saja dapat menangkap tiga sampai empat motor saja, sudah cukup untuk membiayai hidup sebulan.

Menyenangkan, bukan? Tidak selalu. Ada-ada saja cara orang menghindari dan mencegah kendaraannya diambil. Ada yang sanggup mengganti plat nomor hanya dalam dua menit, ada yang ngotot ngajak berantem, ada yang tidak dapat dikejar. Kalau sudah begitu, tentu saja ‘kuat-kuatan’, saling unjuk siapa yang lebih hebat.

Yang paling ngotot, dialah yang menang.

Posted in au ah..! | Tagged , , , | Leave a comment

mengeluh

speedy dicabut.

ngenet jadi susah.

bentar lagi tambah tua.

bentar lagi harus lulus, kalo gak diusir.

hmmmmmmmmmmmm……

Posted in afris, Stupiditas | Leave a comment

Dagdigdug, dulu dan sekarang

3d-1

Berkunjung ke dagdigdug sekarang tidak semeriah yang dulu lagi. *hmmm, kayaknya saya emang kebanyakan protes, tapi memang begitulah kenyataannya* Sekarang itu, lebih banyak orang yang hanya mengejar trafik daripada mementingkan bobot tulisan.  ujung-ujungnya, tempat ini layaknya tempat sampah. Layaknya pemulung, kalo berkunjung ke sini harus memilah mana yang benar-benar bernilai dan mana yang hanya sampah.

Memang, kita tidak bisa melarang orang untuk berkarya. Namun, ketika semua tempat sudah rame dengan ‘sampah’, apalagi daya kita. Selain berdiam diri sambil menunggu tempat baru yang masih belum terjamah sampah. Bukan berarti saya tidak pernah memroduksi sampah. Saya sendiri banyak juga mengisi rumah saya dengan hal remeh temeh.

Hmmmm, gak ada maksud apa-apa sih, karena tidak semua blog di 3D jelek. Banyak yang bagus-bagus.. Sangat banyak malah. Murni karena kesal aja ngeliat banjir postingan gak jelas seperti yang ada di skrinsyut di atas..

dan, kayaknya yang di bawah ini gak pernah diupdate..  padahal dulu, ini salah satu yang menjadi daya tarik untuk berkunjung ke dagdigdug.com

3d-2

semoga ke depannya bisa lebih baik..

Posted in blogging | Tagged | 1 Comment

rindu akan masa yang lalu

gw kehilangan diri gw yang dulu.

pribadi yang berpikir santai.

gak banyak basa-basi.

satu kata satu perbuatan.

ahhhhhhhhhhhhhhh……

Posted in afris, basa-basi | 1 Comment

pindah

akhirnya saya benar2 akan pindah2…

rumah ini?

ya tetap akan seperti ini.. mungkin kunjungan ke sini yang nantinya akan berkurang.. tidak sesering dulu lagi..

Posted in afris, blogging | Tagged | Leave a comment

Mimpi Jadi Bupati

Mimpi kembali menyapa. Hari ini, tiba-tiba saya begitu berhasrat untuk jadi Bupati di kabupaten yang miskin itu. Saya ingin memajukan perekonomiannya agar tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Kalau bisa, Ia menjadi yang terdepan dalam pembangunan di Provinsi NTT.

Hmmm, adakah yang mau menjadi sponsor bagi saya? Ataukah dalam waktu empat tahun ini saya bisa menghasilkan modal untuk pencalonan nanti? Saya belum yakin benar, tapi segala sesuatu pasti ada Jalan. Benar kan? Saya berharap begitu.

Posted in afris, NTTku, pemikiran, politik | Tagged , , | Leave a comment

waspada atau kita digiring untuk takut?

belakangan ini, isu terorisme kembali mengemuka. bom di jw marriott dan ritz carlton 17 juli lalu membuat orang semakin waspada. polisi pun tidak kalah sibuknya. selama 4 tahun, negara aman-aman saja, tiba-tiba koq dihadapkan dengan teroris, membuat pusing saja. semua orang yang tahu secuil informasi tentang gembong teroris ditangkapin satu per satu.

kemajuan yang berarti. namun, ada satu pikiran yang berkelayapan di otak. kita koq sekarang seperti diarahkan agar paranoid terhadap teroris. saya melihat bahwa ke depan, pemeriksaan ketika memasuki pusat keramaian akan semakin ketat. lihatlah pengamanan di mall-mall sekarang ini. yang dulunya hanya begitu-begitu saja, sekarang mall-mall kelas menengah pun dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

belom lagi kalo mau ke bandara atau hotel, lebih ketat lagi. bawa laptop? silahkan nyalakan dan tunjukan kepada petugas keamanan. pake sepatu? diminta untuk lepas. oh, belom ya? tunggu saja, sebentar lagi akan ada aturan seperti itu.

saya jadi ingat cerita pak yunus hussein, kepala ppatk, di sebuah surat kabar yang menceritakan bagaimana repotnya ketika pemeriksaan di sebuah bandara di amerika serikat. sampai-sampai mereka ketinggalan pesawat hanya karena urusan visa. yang lebih baru adalah keluhan pak kapolri di tivi sesaat setelah bom meledak yang mengatakan bahwa pemeriksaan keamanan di indonesia sangat jauh di bawah standard.  pak kapolri lalu membandingkan dengan negara lain yang pak kapolri sendiripun harus melepas sepatunya untuk mengikuti aturan pemeriksaan.

kalau sudah begitu, silahkan nikmati saja prosedur baru yang sedang dan akan diterapkan di indonesia.

Posted in nasional, pemikiran | Tagged , , , | Leave a comment

coming soon: rumah pribadi

setelah lama ngekost dimana-mana (wordpress en blogspot)

akhirnya punya rumah juga…

btw, mau ngisi rumahnya dengan apa ya.. masih binun euy..

Posted in afris, blogging | 2 Comments